Keamanan Komputer

Juli 15, 2008 by abdulgafur

Meningkatkan keamanan PC dengan WinSecure It

Pernahkah Anda mengalami data penting yang Anda simpan di komputer Anda tiba-tiba hilang atau telah berubah ? Atau Anda mempunyai berbagai data dan image yang Anda tidak ingin ada orang lain yang melihatnya ? Kalau jawaban Anda ya maka Anda membutuhkan sebuah software proteksi seperti WinSecure It. WinSecure It merupakan software yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai macam proteksi pada file atau foler.

Beberapa feature yang dimiliki oleh WinSecure It adalah :

- Hide, memungkinkan Anda menyembunyikan folder/file yang Anda tidak ingin ada orang lain yang dapat melihatnya.
- No access, akan membatasi akses ke file/folder dan bahkan akses ke file eksekusi sehingga tidak bisa dijalankan. Ini akan sangat penting jika Anda memiliki berbagai software yang Anda tidak ingin ada orang lain yang menjalankannya
- Read only access, akan mencegah perubahan isi file dan mencegah file/folder di-delete. Software ini mempunyai dua status user yaitu administrator dan guest (sedikit mirip dengan Windows NT). Dengan status Administrator Anda dapat menentukan file atau folder mana saja yang mempunyai status full access, hide, read only dan no access.

Cara melakukan setting pada WinSecure It :

Pertama kali menjalankan maka Anda perlu melakukan pengisian password pada Administrator. Caranya masuk ke WinSecure It lalu isikan passwordnya. Beri tanda cek (centhang) pada Check this box for configuration modifications dengan mengklik kotak di sebelah kanan. Lalu klik OK.

Ketika masuk ke WinSecure It kita akan ditanya tentang status user dan password kita.

Setelah itu Anda akan muncul tampilan seperti gambar berikut :

Gambar 2 : Tampilan untuk melakukan konfigurasi apakah pada administrator atau guest

Klik dua kali pada Guest dan Anda akan masuk ke tampilan setting seperti gambar berikut :

Gambar 3 : Berbagai setting atau konfigurasi yang dapat kita lakukan pada user guest. Nah di sinilah “inti” dari program tersebut.

Pada tampilan tersebut Anda bisa menambahkan daftar file/folder beserta statusnya. Misalnya Anda ingin menambahkan file untuk status NoAccess. Pertama klik pada tombol Add. Kemudian akan muncul tampilan lagi dan tekan browse untuk mencari letak file. Klik OK. Setelah Anda selesai melakukan berbagai setting tersebut Anda harus klik tombol OK lalu Finish. Untuk memberikan “efek” pada setting tersebut Anda harus masuk ke CheckOut WinSecure It. Beres.


<font face="Verdana, Arial, Helvetica" size="2">Pesan yang muncul ketika sebuah file *.exe yang

Gambar 4 : Pesan yang muncul ketika sebuah file *.exe yang diberi status no access dijalankan.

Untuk mengoptimalkan security pada komputer Anda (sehingga data Anda dapat lebih terjamin keamanannnya) Anda perlu melakukan setting pada BIOS. Lakukan setting pada konfigurasi booting sehingga komputer hanya dapat booting dari harddisk (tetapi ini akan membuat sedikit masalah bila Windows Anda mengalami trouble) dan beri password pada BIOS Anda. Lalu pada file msdos.sys ubah baris menjadi bootkeys=0 untuk mencegah penekanan tombol fungsi pada saat booting. Pengamanan seperti tersebut di atas saya kira sudah lebih dari cukup untuk pengamanan komputer pada pengguna PC di rumah.

Hello world!

Juli 15, 2008 by abdulgafur

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!